Highlight

TAWAKAL KUNCI KESEHATAN MENTAL

 Oleh: Nur Chasanah., S. Psi., MM., M.Psi., Psikolog

Ya Allah sudah berusaha maksimal

Mengapa hasilnya begini-begini saja

Ya Allah ini sudah akhir bulan

Mengapa usaha yang sudah saya lakukan belum juga membuahkan hasil

 Diatas adalah sekelumit kata yang biasa diucapkan oleh manusia, gambaran bahwa kurangnya keyakinan dan kepercayaan pada Sang Pemilik kehidupan. Sebuah kondisi berpikir diluar kendali padahal sesungguhnya kewenangan manusia adalah pada usaha sedangkan hasil adalah kewenangan/kendali Allah SWT. Sebuah kondisi yang memaksakan Sang Pencipta harus mengikuti apa maunya manusia sedang Allah Dzat yang paling paham akan umatNYA. Kurangnya memasrahkan setiap apa yangsudah  kita usahakan akan mengancam kewarasan dalam diri. Maka akan sangat penting untuk menjaga kesehatan mental setiap usaha yang kita lakukan setiap kita melangkah senantiasa kunci dengan tawakal atau kepasrahan.

Tawakkal berasal dari kata "توكّل" yang berarti mengandalkan, berserah diri, atau mempercayakan segala urusan kepada pihak lain. Dalam syariat, tawakkal memiliki makna menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah melakukan usaha yang maksimal, dengan keyakinan bahwa segala sesuatu ditentukan oleh-Nya. Pengertian ini mengandung dua unsur penting: usaha atau ikhtiar dan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
"
Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya."
(QS. At-Talaq: 3)

Ayat diatas sudah jelas bahwa Allah yang Maha mencukupkan, maka sebagai seorang hamba jangan lagi ada rasa kekhawatiran tentang kondisi kekurangan. Cukup berusaha terus, berdo’a jangan pernah terputus maka pertolongan Allah akan mengalir terus

Bahkan Rasulullah SAW bersabda:
عَنِ
ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: كَفَى بِاللَّهِ وَكِيلًا
"Cukuplah Allah sebagai wakil (yang mengurus segala urusan)."
(HR. Abu Dawud)

Rasulullah menegaskan bahwa Allah adalah Dzat yang Maha Mengurus, segala urusan didunia tidak akan pernah sedikitpun lepas untuk terus diurusNYA dan pastinya ketika Allah sudah mengatur, Allah mengurusi segalaNYA pasti akan ada kebaikan didalamnya.

Tentang tawakal Al-Qur’an dan hadist sudah menjelaskan secara jelas, maka sungguh tawakal memberi banyak manfaat untuk hidup ini. Adapun manfaat dari tawakal adalah sebagai berikut:

 

1.    Jiwa yang tenang


Tawakkal memberikan ketenangan hati karena seorang mukmin yakin bahwa Allah mengatur segala sesuatu.

2.    Melatih kesabaran

 

Dengan tawakal akan membuat manusia berlatih sabar menerima ketetapan Illahi. Percaya bahwa perihal waktu adalah milikNYA dan bukan kendali manusia.

3.    Meningkatkan keimanan

 

Tawakal akan menjadi indikator meningkatnya iman seseorang karena percaya secara penuh akan kuasaNYA.

 

Setelah mengetahui manfaat tawakal yang begitu besarnya namun disayangkan yang  terjadi tidak demikian, masih banyak manusia yang meragukan akan kebesaranNYA ke Maha segalaanNYA. Akhirnya keraguan dan kekhawatiran masih senantiasa menyelimuti hati mereka.

Tentang hidup ini tak ada yang berat sebab pertolongan Allah itu dekat. Allah Yang Maha Memudahkan sekaligus Maha Mencukupkan akan membuat semuanya mungkin jadi tidak ada yang mustahil jika Allah sudah ikut andil. Kemustahilan hanya ada di kacamata manusia namun tidak untuk Sang Pemilik hidup ini.

Maka sudah saatnya setiap usaha yang kita lakukan kita kunci dengan tawakal, serahkan dan pasrahkan semuanya pada Allah Ta’ala. Yakin benar-benar yakin bahwa Allah akan mengurus semuanya dengan baik. Jika ini sudah bisa dilakukan maka tidak akan ada  lagi yang namanya hidup yang susah, langkah kaki yang berat karena semuanya sudah dipasrahkan pada Sang Pengendali hidup ini.  Satu hal yang perlu disematkan dalam hati bahwa Sang Khalik Maha Baik pasti semua yang ditetapkan adalah hal yang baik.

Agar setiap manusia bisa menerapkan tawakal secara penuh dalam hidupnya maka akan sangat penting untuk diketahui fase atau tahapan tawakal:

 

1. Mengetahui Kekuasaan Allah
Keyakinan penuh terhadap kekuasaan Allah adalah fondasi utama dalam bertawakkal. Tahapan ini biasanya diawali dengan pengalaman berharga yang telah ditemui seseorang tentang kuasaNYA. Hingga membuat percaya bahwa tidak ada sesuatupun terjadi tanpa kehendakNYA.

قُلْ كُلٌّ مِّنْ عِندِ اللَّهِ
"Katakanlah: semua (urusan) itu dari sisi Allah.

 

2. Melakukan Usaha Maksimal
Tawakkal harus didahului oleh usaha yang sungguh-sungguh. Usaha merupakan bagian integral dari tawakkal.

فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ
"Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah."
(QS. Al-Imran: 159)

4.    Berserah Diri Sepenuhnya kepada Allah
Setelah berusaha, hasilnya harus diserahkan sepenuhnya kepada Allah, tanpa keraguan sedikit pun.

Diakhir tulisan berisi ajakan untuk kita senantiasa membiasakan diri menyerahkan apapun yang telah kita usahakan pada Allah Ta’ala bersamanya hidup tidak ada kendala. Urusan semua mudah karena Allah mengurus setiap langkah. Pada akhirnya jika kita ingin tetap mempertahankan sehat mental jangan lupa untuk terus tawakal setelah usaha maksimal.

Jika Anda merasa ada yang kurang dalam diri Anda atau merasa mental tidak baik-baik saja maka  silahkan hubungi layanan kesehatan kami. LAYANAN KESEHATAN MENTAL (Lakon Kental) baik secara online maupun offline. Secara Online bisa melalui TANYA LITA  (089652764893) yang kemudian akan disambungkan pada konselor BKPSDM Kabupaten Demak.